FF Ryeowook First Love In My Dream Part 5

Fiirst Love In My Dream

Title : First Love In My Dream Part 5

Author : Ryeorasomnia a.k.a Kang Young Ra

Cast : – Kim Ryeowook

– Park Hyun-Ji

And other cast

Genre : romance, friendship, funny

Theme song : All My Heart, No Other

warning : alur gaje dan pasaran. typo bertebaran dimana-dimana. untuk yang satu itu maafkan author yah? 😀

Ryeowook yang memiliki kenangan masa kecil bersama seorang gadis. Kini tak dapat menyembunyikan perasaannya. Namun itu semua tak dapat diungkapkanya karena gadis itu harus pergi. Akankah wookie akan tetap menunggunya dan tetap mencintai gadis itu?

Before…

“hyun… hyun… hyun… hyunji! Hyunji!” kata wookie terbata2. “apakah tadi dia mengatakan bahwa namanya adalah hyunji?” Tanya wookie kepada ji-hwan yg duduk didepan sebelah kirinya.

“ne!” jawab jihwan singkat.

“mungkinkah……” ucap wookie tak melanjutkan kata2nya.

Part 5

“Mungkinkah dia adalah hyun-ji? Hyun-ji gadis manis kecilku?”bisiknya dalam hati.

“baiklah hyun-ji, kamu boleh duduk disana” kata choi seongsenim menunjuk kearah wookie. Karena memang tempat duduk yang kosong itu tepat berada disebelahnya.

“ne seongsenim. Khamsamida ^^” ucapnya sambil membungkukkan badannya sekali lagi.

Hyunji berjalan kearah wookie dengan senyuman manis yang masih setia terpatri di wajah cantiknya. Membuat jantung seseorang yang berada dihadapannya berdebar dengan sangat kencang. Dan jangan lupakan tatapan semua namja yang berada di kelas itu. Mereka juga ingin duduk bersama yeoja secantik hyun-ji. Betapa beruntungnya wookie saat itu.

Dag…..

Dig…..

Dug…..

Duer…. *meletus balon hijau! #plak -.-v abaikan.

Ani…. itu bukan suara balon yang akan meletus, tapi itu adalah suara degup jantung seseorang. NUGUYA??? KIM RYEOWOOK? Yap!!! Jantung wookie seakan melompat keluar saat hyun-ji tersenyum manis padanya. Oh tuhan….. tolong ingatkan wookie agar  ia tak lupa bernapas -.-

“annyeonghaseyo ^^”sapanya dengan ramah kepada wookie.

Wookie yang sedang terpesona dengan yeoja yang berada dihadapannya ini pun hanya membalas sapaan itu dengan senyuman dan anggukan kecil.

‘apa yang terjadi denganku? Kenapa jantungku berdegup kencang seperti ini?’ wookie memegang dadanya yang berdegup kencang seperti lajunya kereta api express.

‘sadar wookie! Hentikan sikap babbo mu ini! Mungkin saja dia bukan hyun ji-Mu! Hanya Karena memiliki nama yang sama bukan berarti dia adalah hyun ji gadis manis kecil mu.’ucap wookie kepada dirinya sendiri.

Wookie memukul kepalanya sendiri berulang kali.“babbo…. babbo…. babbo…” bisiknya pelan.

Hyun ji mengerutkan keningnya menatap ryeowook heran. Ada apa dengan teman barunya itu? Fikir hyun ji dalam hati.

“chogiyo… Neo, gwencahana??”Tanya hyun ji heran.

Wookie menghentikan aksinya(?)  dan menatap hyun ji “a a ani…. aniyo…. gwenchana hyunnie” ucap wookie tanpa sadar karena telah mempermalukan dirinya sendiri dihadapan yeoja yang diam-diam telah mencuri hatinya.

“hyunnie?” ucap hyun ji mengulang perkataan wookie yang memanggil dirinya semanis itu. Tanpa hyun ji sadari, semburat merah muncul dipipinya.

“eh… mianhae… hyun ji-ah…”

“gwencahana… kau boleh memanggilku apa saja kok”jawab hyun ji  tersenyum menanggapi permintaan maafnya.

“jinja? Jadi aku boleh memanggilmu seperti itu?” Tanya wookie memastikan.

“ne…  karena sekarang kita adalah teman ^^” hyun ji mengulurkan tangannya sebagai tanda awal sebuah pertemanan.

Wookie menyambut uluran tangan itu dan tersenyum “ne… mulai sekarang kita adalah teman ^^ naneun Kim Ryeowook imnida kau bisa memanggil ku wookie”

“ah? ne… wookie-ah ^^ naneun Park Hyun ji imnida kau bisa memanggilku hyunnie ^^”

Berawal dari sebuah pertemanan yang tulus. Itulah awal dari sebuah kisah cinta. Tanpa sadar, mereka telah mengulang kembali cerita dari kisah masa lalu mereka.

Flashback:

Seorang yeoja kecil dengan seragam sekolah yang berantakan sedang menangis di taman sambil menekuk kedua lututnya menyembunyikan wajah cantiknya yang telah sembab karena terlalu lama menangis.

hei! Kenapa kau menangis? ucap seorang namja kecil berpostur tubuh mungil. Jika dilihat sekilas, namja kecil itu seperti seorang yeoja karena mengingat tubuhnya yang kecil dengan wajah imutnya.

Namja kecil itu berjongkok didepan yeoja kecil yang sedang menangis itu untuk mensejajarkan tinggi mereka. Yeoja kecil itu mendongakkan kepalanya dan melihat kearah namja mungil dihadapannya ini.

nuguseyo? Hiks… ucap yeoja kecil itu sambil terisak.

naega? Tanya namja kecil itu . yeoja kecil itu mengangguk dan menghentikan isakannya.  naneun wookie imnida. Nuguseyo? Tanya namja kecil yang bernama wookie itu.

kenapa aku harus memberitahu namaku kepada orang asing yang belum aku kenal? jawab yeoja kecil itu dengan tampang innocentnya sambil menghapus jejak air mata di pipinya dengan gaya childisnya.

karena aku yang bertanya siapa namamu adik kecil… jawab wookie berusaha tuk bersikap sabar.

aku bukan anak kecil =.= Bukannya yang anak kecil itu kau?jawab yeoja kecil itu polos.sudah jelas dia yang lebih pendek dari ku. Kenapa dia mengatakan aku yang anak kecil? =.=bathin yeoja kecil itu.

Wookie menggeram kesal dengan ucapan yeoja kecil yang baru beberapa saat ia temui ini. Menyebalkan! Ingin rasanya ia marah. Tapi yang dikatakan yeoja kecil itu memang benar. Tubuhnya yang kecil, membuat orang mengira bahwa dia anak kecil yang masih berumur 5 tahun.

Wookie berlalu meninggalkannya. Marahkah? Fikir yeoja kecil itu yang melihat wookie pergi meninggalkannya.

mianhae… aku tak bermaksud bersikap tidak sopan seperti itu padamusesal yeoja kecil itu dan  kembali menyembunyikan wajahnya di kedua lututnya. Menangis lagikah?

Wookie berbalik dan menghela nafas, kembali menatap yeoja kecil dihadapannya ini. Matanya terhenti saat melihat luka lecet yang begitu banyak dibagian kaki dan lengan yeoja ini.

omona?! Kenapa tangan dan  kaki mu lecet seperti ini??? Apa kau berkelahi? Eoh? kaget wookie saat melihat luka lecet yang begitu banyak ditubuh si yeoja kecil itu.

aku terjatuh karena berlari terlalu cepat… hiks… aww!! Appayo~~ yeoja itu meringis kesakitan karena wookie terlalu keras menekan bagian luka lecetnya.

haishhh… dasar ceroboh! Makanya jangan berlari terlalu cepat.  Lihat! Tangan dan kaki mu jadi  lecet seperti ini? omel wookie yang sepertinya sangat  mengkhawatirkan keadaan  yeoja kecil  ini. sinih biar aku obati Tangannya dengan cekatan mengobati luka itu.

aww!!! Appo~ ~ ~ ucap nya manja.

 mianhae… sakit ya?yeoja kecil itu mengangguk.

gwencahana… sebentar lagi sakitnya akan hilangWookie tersenyum lembut dan kembali mengobati luka itu dengan perlahan.

cha! Selesai… ^^ seru wookie setelah menempelkan plester dengan corak jerapah pada luka lecet yang telah diobatinya. Wookie meniup luka lecet itu dan mengusapnya perlahan. semoga cepat sembuh…ucapnya sambil mengelus lembut surai yeoja kecil itu . Yeoja itu hanya menatap wookie dengan tampang polosnya.

gomawo…ucap yeoja kecil itu berterimaksih. Wookie tersenyum menanggapinya dan pergi berlalu begitu saja.

Lihat! Mereka terlihat begitu akrab bukan? Seperti ada sebuah ikatan yang mengikat mereka. Bukankah mereka sempat terlibat pertengkaran kecil sebelumnya? Tapi seperti itulah anak kecil. Mereka hanya bertindak sesuai dengan kehendak dan apa yang mereka fikirkan.

haish… aku lupa memberitahukan namaku! Dasar hyun ji babbo…hyun ji memukul keningnya sendiri.

gomawo wookie-ah… kau adalah penyelamatku ^^ ucapnya sambil tersenyum menatap plester bercorak jerapah itu.

|

|

Tak perlu menjadi super hero tuk menjadi penyelamat. Cukup dengan melakukan hal yang kecil dan dengan ketulusan hati. Itulah super hero yang sesungguhnya

|

|

{Ryeorasomnia}

Flashback end.

 

***

Waktu istirahat yang dinanti para siswa-siswi pun tiba. Desah kelegaan terdengar  diseluruh ruang kelas. Saat ini kantin sedang ramai karena hampir seluruh siswa-siswi menghabiskan waktunya dikantin. Makan bersama teman-teman mereka dan sesekali bercanda serta  tertawa bersama.

Wookie dan ke 4 sahabatnya sedang menikmati makan siang mereka ditemani dengan menu favorite mereka masing-masing. Seperti biasa  HaeHyuk terlihat paling aktif  dalam hal ini. Dapat dilihat dari berbagai macam  tingkah mereka yang aneh. KyuMin juga terlihat sedang asyik membicarakan sesuatu hal. Entah apa yang sedang mereka bicarakan. Mungkin hanya sebuah rencana evil dari seorang guardian devil yang duduk disebelah sungmin. Cho kyuhyun. Lihat saja! Bahkan mereka tertawa evil setelah merencanakan sebuah ‘rahasia’ itu. Apa lagi yang akan mereka lakukan kali ini?

“kyaaaaa~ ~”teriak soerang siswi sehingga menjadikanya pusat perhatian saat itu.

Kyuhyun dan sungmin yang mengerti arti dari teriakan itu hanya terkikik geli. Wookie hanya menatap kyumin dengan tatapan jengah seakan mengerti dengan apa yang terjadi. HaeHyuk menatap kyu dengan tatapan mengintimidasi seolah menuntut penjelasan dari apa yang telah terjadi.

“apa yang kau lakukan dengannya kyu?”Tanya HaeHyuk bersamaan. Yah… sepertinya mereka juga tau siapa pelaku dibalik kejadian ini.

“aku hanya memasukkan kecoa kedalam makanannya. Kkkkk~ XD”jawab  kyu tanpa dosa.

“kapan kau melakukannya?”Tanya eunhyuk mengintrogasi.

“saat sungmin berbicara dengannya. Aku yang melakukannya dan sungmin yang mengalihkan perhatiannya. Kkkk~ bagaimana? Kami berhasilkan?”ucap kyu yang masih tak berhenti tertawa.

HaeHyuk menatap sungmin tak percaya.  Sungmin hanya nyengir dengan jari yang membentuk v sign menandakan bahwa hal yang diucapkan kyuhyun adalah benar. ‘sejak kapan sungmin menjadi evil seperti kyuhyun? Oh tuhaannn… menghadapi duo evil KyuWook saja sudah membuat mereka kewalahan. Dan sekarang? Mereka harus menghadapi trio evil KyuWookMin??? Apa yang harus mereka lakukan?’bathin mereka prihatin. HaeHyuk sweatdrop seketika.

Teringat  dengan wookie, mengapa dia tidak terlibat dalam rencana evilnya kyu? Entahlah? Sepertinya uri ryeowookie tidak tertarik menjadi evil untuk saat ini. Ia lebih tertarik menatap seseorang yang berada diseberang meja kantin mereka. Sosok yang ia anggap sebagai cinta pertamanya. Yeoja yang telah berhasil membuat jantungnya berdetak dengan tidak normal saat berdekatan dengannya. Park Hyun Ji. Siswi baru yang sekarang  menjadi primadona sekolah SM high school bagi para namja yang mengagumi kecantikannya.

“heiiiiyyyooo!! Sedang melamunkan siapa sih?”sapaan atau lebih tepatnya teriakan eunhyuk itu tidak dihiraukan oleh wookie. Wookie masih sibuk menatap objek yang menurutnya lebih indah dari menara eivel. KyuMin dan HaeHyuk menatapnya  heran. ‘ada apa dengan sahabat imutnya ini?’fikir mereka.

Donghae, kyu, sungmin dan eunhyuk mengikuti arah pandang wookie dan terkejut saat mengetahui objek yang sedang diperhatikan sahabat imutnya ini.  Smirk tercetak jelas diwajah evil milik kyu. Terlintas sebuah ide yang menurutnya akan menjadi hal yang menarik nantinya.

“hae-ah… aku punya  ide!”jari telunjuk kyu mengisyaratkan agar donghae mendekat padanya.  Kyu membisikkan sesuatu kepada donghae. Sungmin dan eunhyuk saling tatap. Tak mengerti dengan apa yang dibicarakan kyu dan donghae.

“oke?”ucap kyu dengan 3 jarinya terangkat keatas.

“siippp”donghae membalas dengan mengangkat ibu jarinya. Sungmin dan eunhyuk menatap kyu berharap agar ia memberikan penjelasan  kepada mereka.

“nanti kalian juga akan tau”jawab kyu sambil tersenyum evil. Sungmin dan eunhyuk hanya menghela nafas mendengar jawaban kyu yang menurut mereka bukanlah sebuah jawaban yang mereka harapkan.

“chagiyaaa!!!” seru donghae memanggil kekasihnya ji-hwan. Ji hwan menoleh dan melambaikan tangannya. Donghae membalas lambaian tangan kekasihnya dan berjalan kearah kekasihnya itu. Sedikit berbincang dengan kekasihnya itu, dan ji hwan mengangguk tanda setuju dengan apa yang diucapkan kekasihnya itu.

“annyeong semua~ ^^” sapa ji hwan dan hyun ji bersamaan sambil tersenyum manis kepada kyuhyun, sungmin, eunhyuk dan ryeowook.

“nado annyeong ji hwan… hyun ji-ah ^^”jawab KyuMinHyuk kompak.

Sungmin menyikut pinggang wookie dengan  jarinya. Namun  wookie masih belum tersadar dengan apa yang terjadi. Ia masih menatap hyun ji seperti sebelumnya.“hai wookie ^^ bolehkah kami ikut bergabung?” sapaan hyun ji langsung menyadarkan wookie dari alam bawah sadarnya(?)

“eh? Eum…. ah… nee…..”ucap wookie gugup. ‘kenapa mesti gugup seperti ini? Haishhh~ Memalukan!’ bathin wookie kesal kepada dirinya sendiri. Ji hwan dan hyun ji pun ikut bergabung bersama mereka menghabiskan makan siang bersama.  Tapi sepertinya salah satu diantara mereka tidak bisa makan dengan tenang saat ini XD

‘ini baru permulaan wookie… tunggu saja rencana kami selanjutnya’bathin mereka sama. Kyu, sungmin, donghae dan eunhyuk saling menatap dan tersenyum satu sama lain.

***

@ruangan osis:

“akhirnya! Rapatnya selesai juga…”lega leeteuk sambil berolahraga kecil meregangkan otot-otonya yang kaku.

“ne… perutku juga sudah lapar”sahut yesung sambil memegang perutnya yang keroncongan.

“kalau begitu kajja kita makan!” ajak leeteuk kepada 2 sahabatnya

“oh ya! Heechul kemana? Dari tadi aku tidak melihatnya?”ujar hangeng sambil melihat kekiri dan kekanan mencari sosok sahabatnya itu.

“mungkin dia ada dikelas?”tebak leeteuk

“atau mungkin dia sudah berada dikantin dan menunggu kita sejak tadi?”tebak yesung juga.

“kalau begitu kajja kita ke kantin! Tunggu apalagi?”seru leeteuk dan menarik kedua sahabatnya menjauhi rungan osis menuju kantin.

“kalian mau pesan apa? Biar aku saja yang pesan”tawar yesung kepada kedua sahabatnya.

“aku mau pesan nasi goreng kimchi saja dan minumannya lemon tea”jawab leeteuk sambil melihat menu makan siang hari ini.

“ oke, nasi goreng kimchi serta lemon tea. Dan… hey! Hangeng, kau mau memesan apa?”Tanya yesung kepada hangeng yang seperti mencari seseorang.

“heechul kemana ya? kenapa dia tidak berada dikantin?”jawab hangeng gak nyambung.

“nah! Itu dia!”seru leeteuk sambil menunjuk ke arah sisi kanan kantin. Leeteuk melambaikan tangannya menandakan kepada heechul untuk bergabung bersama mereka.

“hey! Mianhae… apa aku terlambat?”ucap heechul dan langsung duduk disisi kiri leeteuk.

“ani… kami juga baru akan memesan. Kau ingin memesan apa heechul-ah?”tawar yesung pada heechul.

“aku seperti biasa saja”jawab heechul.

“dan kau hangeng? Ingin memesan apa?”Tanya yesung lagi.

“aku juga seperti biasa aja deh”jawab hangeng.

“oke… 20 menit lagi pesanan kalian akan datang” ujar yesung dan pergi berlalu meninggalkan meja kantin.

“kau dari mana saja heechul-ah? Sejak pagi aku tidak melihatmu? Dan kau juga tidak mengikuti rapat osis hari ini”Tanya leeteuk bertubi-tubi.

“jangan bilang kalau kau seharian ini menghindar dari para fans mu  itu?”sambung hangeng lagi.

“ani… aku gak menghindar dari mereka”ucap heechul menyangkal. “dan mengenai rapat osis, mianhae karena aku tidak hadir saat rapat”tambahnya lagi.

“lalu? Kemana saja kau selama seharian ini?”Tanya hangeng mengintrogasi.

Heechul merengut kesal. Kenapa dengan sahabat-sahabatnya ini? Mengapa mereka suka sekali bertanya sih? Seperti mengintrogasi penjahat saja. Fikir heechul kesal.

“aku berada diperpustakaan seharian ini”jawabnya kesal.

“perpustakaan???”seru leeteuk dan hangeng tak percaya.

“ne… wae?” heechul menautkan kedua alisnya dan menatap  bingung kepada kedua sahabatnya ini. Hangeng dan leeteuk saling menatap satu sama lain. Tak percaya dengan apa yang mereka dengar.

“sejak kapan kau jadi rajin membaca buku heechul-ah?”Tanya hangeng heran. Karena setahu hangeng. Heechul tidak suka membaca buku. Apalagi sampai seharian berada diruang perpustakaan. Ini hal yang mustahil bagi seorang kim heechul.

“sejak saat ini dan seterusnya”jawab heechul cuek.

“hya! Kim heechul! Apa kau sakit? Kau tidak salah makan kan? Atau kau belum makan tadi pagi yah?”ucap leeteuk panic karena melihat perubahan sahabatnya yang berubah drastis 1800.

“heechul-ah… kau baik-baik saja kan?”hangeng memeriksa kening heechul dan ditepis oleh nya.

“aku baik-baik saja tan  hangeng =.=  dan hya! Apa maksud dari ucapanmu itu park jung soo? Jadi selama ini aku salah makan gitu? =.=  Kalian ini kenapa bersikap berlebihan seperti itu sih?”jawabnya kesal.  Dia sudah cukup kesal kepada  kedua sahabatnya ini. Bukannya mendukung hal yang dilakukannya, tapi  mereka malah seolah meremehkannya.

“kalian gak suka lihat aku rajin? Eoh? Bukannya malah mendukung, tapi kalian malah meremehkan aku!”sindir heechul kepada kedua sahabatnya itu.

“ani… bukan seperti itu maksud kami heechul-ah… hanya saja… kami heran dengan perubahan sikapmu yang tak seperti biasanya”ucap leeteuk berusaha memberikan penjelasan kepada sahabatnyya ini.

“benarkan hangeng?”tanyanya pada hangeng. Hangeng membalas ucapannya dengan mengangguk tanda bahwa dia setuju dengan ucapan leeteuk.

“kalau begitu, bantu aku menjadi rajin ne? jebaalll~”mohon heechul kepada hangeng dan leeteuk. Hangeng dan leeteuk hanya cengo menatap heechul. Masih tak percaya dengan perubahan sikapnya. Tapi setidaknya ini hal yang bagus buat heechul bukan? Fikir hangeng dan leeteuk. Tanpa mereka ketahui. Ada motif tersembunyi dibalik itu semua. Heechul tersenyum puas dengan apa yang telah dia laukannya hari ini.

T

B

C

part 5 update… hehehe mian banget kalo  updatenya kelamaan 😀 *emang ada yang ngarep?*  author lagi sibuk banyak tugas nih… makanya telat update hehehe 😀 *curcol*

oke, makasih buat readers yang udah ngeriview di chap sebelumnya. Review kalian sangat berarti bagi saya ^^ makasih juga buat sider yang udah nyempatin diri buat baca ff saya yang GaJe ini gomawook(?) ^^ *bow 90 derajat

so,  mind to review? ^^

Iklan

FF Ryeowook First Love In My Dream Part 4

First Love In My Dream

Title : First Love In My Dream Part 4

Author : Ryeorasomnia a.k.a Kang Young Ra

Cast : – Kim Ryeowook

– Park Hyun-Ji

And other cast

Genre : romance, friendship, funny

Theme song : All My Heart, No Other

warning : alur gaje dan pasaran. typo bertebaran dimana-dimana. utk yang satu itu maafkan author yah? 😀

Before…

“lalu aku harus menanggapinya bagaimana!”kata wookoie yg semakin bertambah kesal.

“begini! Seperti ini… ehem ehem!” eunhyuk mulai memperagakannya dengan gaya rayuan gombal mautnya itu. “wow! He is beautifull! He’s like angel! Beautifull girl! (*_*)” ucapnya dengan keras. Sehingga membuat para siswa-siswi memperhatikannya. Eunhyuk membungkam mulutnya sendiri karena malu. “hehehe :D” cengirnya disela ucapannya.

Pov. Wookie

Hemmm dasar dia ini! Dia pikir aku seperti namja yg lainnya? Yg suka menebarkan senyuman manis serta rayuan2 maut, yg membuat hati para yeoja disini menjadi luluh”wookie menghela nafas panjang.

End. Pov

Part 4

Teeettt…

Bel tanda masuk berbunyi. Satu persatu siswa-siswi pergi meninggalkan ruang kepala sekolah.

“sudahlah! Ayo kita masuk!” ajak wookie sambil menarik tangan eunhyuk menuju ruang kelas mereka.

Ternyata situasi di ruang kelas sama riuhnya dengan suasana tadi. Para siswa-siswi tak henti2nya membicarakan siswi baru itu. Seorang yeoja dengan wajah cantiknya yg cute dan manis. Hal ini seperti trend topic terhangat saat ini.

Kyu dan sungmin juga tak mau ketinggalan tentang berita terhangat ini. Terkecuali donghae, karena memang hanya donghae yg sudah mempunyai kekasih.

“jinja? Apa benar dia pindahan dari luar negeri?” seru kyu dan sungmin ingin tau.

Eunhyuk mengangguk “ehm!”

“sepertinya choi seongsenim akan datang terlambat hari ini!” kata wookie yg tak dihiraukan oleh mereka. Karena mereka terlalu serius dengan pembicaraan mereka mengenai si yeoja cantik siswi baru itu.

“ne! katanya sih dia pindahan dari Amerika!” ujar eunhyuk dengan hebohnya. “sayangnya aku sudah mempunyai kekasih?” tambahnya lagi.

“kau sudah mempunyai kekasih? Nuga?” kata kyu penasaran.

“dengan seorang yeojalah tentunya? Masa denganmu!” kata eunhyuk setengah bercanda.

“ara! Tapi dengan yeoja mana maksudku?” Tanya kyu yg semakin penasaran.

Semua menatap kearah eunhyuk dengan wajah penasaran menanti jawaban darinya. “kalian ini! Mau tau aja sih! Sudahlah! Nanti kalian juga akan tau sendiri!” jwb eunhyuk dengan gaya cueknnya.

“jika kau sudah mempunyai kekasih, lalu kenapa kau begitu ingin sekali mengejar yeoja itu!” sambung wookie yg mencoba tuk menyesuaikan diri dengan percakapan2 itu.

“ani! Aku tidak mengejarnya! Aku hanya kagum saja dengannya? Kagum bukan berarti aku mencintainya dan ingin menjadikan yeojachingguku kan?” jawab eunhyuk membela diri.

“apa benar begitu?” kata kyuhyun yg menatap eunhyuk dengan tatapan ragu.

“aishh… kalian tidak mempercayaiku ya!” kata eunhyuk kesal sambil mengacak2 rambutnya frustasi. Kyu, sungmin, donghae dan ryeowook tertawa melihat expresi eunhyuk. Ternyata kyu memang sengaja mempermainkan eunhyuk. *dasar evil*

“eh! Apakah dia sudah mempunyai namjachinggu?” Tanya donghae tiba2. Spontan saja mereka semua menatap donghae dengan tatapan yg sinis dan tajam.

“wae?… kenapa kalian menatap ku seperti itu?” Tanya donghae bingung.

“apa kau ingin berselingkuh dengan yeoja lain donghae-ah!” kata ryeowook asal bicara.

Tiba2 saja kyu membungkam mulut wookie. “aishhh… Hati2 kau saat berbicara! Nanti kalau didengar oleh ji-hwan bagaimana?” kata kyu meningatkan.

“hehehe… mianhae?” wookie menggaruk bagian belakang kepalanya yg tidak gatal. Untung saja jarak tempat duduk antara ji-hwan dan donghae cukup jauh. Jika tidak, ji-hwan pasti sudah mendengarnya.

“berselingkuh?” jawab donghae dengan nada heran. Tawa donghae meledak seketika saat melihat expresi bingung dan polos yg terpancar dari wajah ryeowook.

“ahahahahaha… ada2 saja kau ini! Mana mungkin aku berselingkuh dengan yeoja lain. Karena sudah ada ji-hwan yg selalu berada disisiku!” ujar donghae yg masih tertawa geli atas penuturan wookie barusan.

“lalu! Untuk apa kau menanyakan hal itu?” Tanya wookie dengan waajah innocentnya itu.

“oh? Aniyo! Hanya bertanya saja! Aku hanya ingin memastikan, apakah dia sudah mempunyai namjachinggu atau belum?” ujar donghae.

“memangnya apa urusannya denganmu” kata kyu yg mulai curiga.

“jika dia belum mempunyai namjachingu, aku ingin menjodohkannya dengan seseorang!” kata donghae.

“NUGA?” Tanya mereka bersamaan. Donghae melirik kearah wookie sebagai jawaban yg menandakan bahwa seseorang yg dimaksud itu adalah wookie. Kyu, sungmin dan eunhyuk akhirnya mengerti dengan isyarat yg diberikan donghae kepada mereka.

“oh?…” kata mereka ber ‘oh’ ria, sambil menatap wookie dengan tatapan yg ‘mencuriakan’. Yg ditatap malah memperlihatkan expresi wajah innocentnya. Benar2 polos.

“mwo? Ada apa? Apa ada yg salah dengan wajahku? Kenapa kalian semua menatap aku seperti itu?” wookie mengerutkan keningnya karena bingung dengan tatapan aneh dari ke4 sahabatnya itu.

“wookie-ah? Apa kau tidak tertarik padanya?” Tanya eunhyuk hati2. Sekarang tatapan itu berubah menjadi tatapan penasaran yg terlihat jelas dimata mereka.

“tertarik?” wookie menaikkan sebelah alisnya dan memandang sahabatnya satu persatu dengan perasaan curiga.

“apa kau tidak tertarik dengannya?” Tanya eunhyuk sekali lagi

Wookie tak menjawabnya. Dia bingung harus mengatakan apa. Lebih tepatnya, dia bingung dengan perasaannya sendiri. Dia tak tau apakah dia tertarik dengan yeoja cantik si anak baru itu atau tidak.

“jadi kau tidak tertarik padanya! Baguslah kalu begitu! Jika kau tidak tertarik dengannya, berarti aku masih mempunyai kesempatan untuk mendekatinya dan menjadikannya yeojachingguku” kata sungmin berharap.

“sungmin!” sentak kyu, eunhyuk, dan donghae bersamaan.

“haisshhh…. Iya2! Aku tadi hanya bercanda saja!” kata sungmin yg langsung membungkam mulutnya karena mendapat tatapan yg sinis dan tajam dari ketiga sahabatnya.

“sebenarnya apa maksud kalian sih! Aku benar2 tidak mengerti?” Tanya wookie yg masih menatap mereka bingung. Kyu, sungmin, eunhyuk dan dongahe tak menjawab pertanyaan ryeowook. Mereka hanya cengar-cengir GaJe dan saling menatap satu sama lain. “hehehe :D”

“mencurigakan sekali sih mereka ini! Sebenarnya apa yg sedang mereka rencanakan!” pikir wookie.

“selamat pagi anak2!” sapa choi seongsenim saat masuk kekelas. Para siswa-siswi kembali ketempat duduk mereka masing2. Begitu juga dengan KyuMinWook. Mereka kembali ketempat duduk mereka dengan tertib. Suasana kelas yg tadinya riuh, kini berubah menjadi hening saat choi seongsenim masuk kekelas.

“pagi seongsenim!” jawab mereka bersamaan.

“hari ini bapak akan memperkenalkan seseorang kepada kalian semua!” ujar choi seongsenim.

“ayo! Silahkan masuk! Perkenalkan dirimu kepada teman2 yg ada disini!” perintah choi seongsenim kepada seseorang yg berada diluar.

Dannnn… betapa terkejutnya mereka semua saat mengetahui siapa seseorang tsb. Ternyata dia adalah si yeoja cantik yg berwajah cute dan manis itu.

“anyeonghaseo? Joneun Park Hyun-Ji imnida? Senang berkenalan dengan kalian semua ^^” sapa nya dengan ramah sambil membungkukkan badannya memberi hormat. Tak lupa dengan senyumannya yg menawan itu.

Semua namja yg berada di kelas terkesima dan terpesona melihatnya. Termasuk kyu, sungmin, eunhyuk dan ryeowook. Donghae juga sempat terpesona dengan kecantikan paras yeoja itu. Namun dia langsung tersadar karena dia sudah memilki ji-hwan sebagai yeojachinggu yg sangat dicintainya.

“dia adalah murid baru disekolah ini. Dan dia akan menjadi teman kalian. Bapak harap kalian bisa berteman baik dengannya” ujar choi seongsenim

“ne, seongsenim!” jawab mereka serempak.

“hyun… hyun… hyun… hyunji! Hyunji!” kata wookie terbata2. “apakah tadi dia mengatakan bahwa namanya adalah hyunji?” Tanya wookie kepada ji-hwan yg duduk didepan sebelah kirinya.

“ne!” jawab jihwan singkat.

“mungkinkah…” ucap wookie tak melanjutkan kata2nya.

TBC…

Mind to review? ^^

NO SILLENT READERS!

gomawoooo… ^^

FF Ryeowook Super Junior First Love In My Dream part 3

First Love In My Dream

Title : First Love In My Dream Part 3

Author : Ryeorasomnia a.k.a Kang Young Ra

Cast : – Kim Ryeowook

– Park Hyun-Ji

And other cast

Genre : romance, friendship, funny

Theme song : All My Heart, No Other

warning : alur gaje dan pasaran. typo bertebaran dimana-dimana. utk yang satu uti maafkan author yah? 😀

Before…

“bagaimana aku tidak mengkhawatirkanmu! Aku takut kamu kenapa2 chagi?”. Kata donghae sambil membelai rambut ji-hwan dengan mesra.

“sekali lagi, jika kau membutuhkan sesuatu, kau harus memberitahukannya padaku ne?”. kata donghae dengan penuh perhatiannya.

“ne? arraseo!”. Jawab ji-hwan.

“ya sudah! Kajja!” donghae mengagandeng tangan ji-hwan menuju ruang kelas.

Part 3.

“wookie sepertinya hari ini hyung akan pulang terlambat. Sebaiknya kau tidak usah menunggu hyung, kau pulang saja duluan. Ini! Kunci mobilnya”. Kata yesung sambil menyerahkan kunci mobil kepada wookie. “jangan lupa nanti sore jeput hyung, arra?”yesung mengingatkan.

“ne!”jawab wookie ketus. *masih kesal kali sama yesung*

Pov. Wookie:

“huh! Dasar hyung ini enak saja memerintahku seperti itu. Memangnya aku ini supirnya apa! Lagian, seharusnya aku yg mengatakan itu padanya. Karena aku masih kesal dengan perbuatannya itu”

End. Pov

Wookie berjalan sambil membenahi pakaiannya yg masih terlihat berantakan. Dari arah yang berlawanan seorang yeoja cantik yg wajahnya masih asing disekolah itu, terlihat sedang memeriksa dan melihat2 map yang dibawanya. Yeoja itu berjalan kearah wookie tanpa melihat kedepan. Karena mereka sama2 tidak melihat, maka tabrakan pun tak dapat terhindarkan.

“aw! Aduh…” kata mereka bersamaan sambil memegang kening mereka masing2.

“jweseongmida?” ujar wookie sambil membungkukkan badannya meminta maaf. Wookie membantu yeoja itu membereskan kertas2 yg berserakan dilantai. “aku tidak sengaja? Aku benar2 tidak melihat kalau kau sedang berjalan kearahku” tambahnya lagi.

“akh?… Aniyo! Gwenchana? Seharusnya aku yg minta maaf kepadamu. Karena aku tidak hati2 saat berjalan”kata yeoja itu dengan suaranya yg lembut. “khamsamida?”ujarnya sambil tersenyum dengan senyuman manis diwajahnya. Senyuman ketulusan yg terpancar dari wajah cantiknya.

“maaf, saya terburu2, kalu begitu saya permisi dulu. Anyeong…” pamit yeoja itu sambil membungkukkan badannya.

“ah? Ne! Anyeong…”ucap wookie yg masih terus memandangi yeoja itu dengan intens. Satu kata untuk dirinya saat ini ‘terpesona’ atau dia memang sudah jatuh cinta pada pandangan pertama? Molla? Hanya dia dan Tuhanlah yg tau! *plak* 😀

Pov. Wookie:

Senyuman itu. Saat melihat yeoja itu tersenyum padaku, rasanya aku seperti melihat seseorang yg sedang tersenyum padaku. Yah? Seseorang yg kumaksud itu adalah hyun-ji. Sahabat kecilku. Meski dia adalah sahabatku, tapi entah mengapa perasaan ini tumbuh begitu saja didalam diriku. Aku rasa aku jatuh cinta padanya. Mungkin terdengar konyol, karena saat itu aku masih berusia 7 tahun. Tapi inilah kenyataannya. Sampai sekarang aku tidak bisa melupakannya. Meski sekarang dia sudah pergi meninggalkanku.

Flash back:

oppa? Mianhae? aku sudah tidak bisa menemanimu lagi, aku harus pergi oppa? Jaga dirimu baik2, ne? ucap hyun-ji kecil kepada wookie.

kau juga harus menjaga dirimu baik2 ne? Segeralah kembali lagi! Oppa akan menunggumu kembali.ujar wookie sambil membelai rambut hyun-ji dengan sayang.

ne oppa! aku berjanji aku akan kembali lagi. Yakhsoke!hyunji- mengacungkan jari kelingkingnya dan langsung disambut oleh jari kelingking wookie.

ini! Aku berikan boneka winni the pooh kesayanganku, agar setiap oppa melihat boneka ini, oppa akan teringat kepadaku. Jadi oppa tidak akan kesepian lagi?kata hyun-ji sambil memberikan boneka Winnie the pooh kesayangannya. Dan sebagai tanda perpisahan, hyunji mengecup bibir wookie sekilas. Wookie tersentak kaget. Bagaimana pun juga, itu adalah first kissnya. Dan first kiss itu ia lakukan saat dia berumur 7 thun. Sulit dipercaya.

Wookie melambaikan tangannya saat hyunji mulai pergi menjauh.

hyun-ji! Aku akan menuggumu kembali lagi kesisiku! Tidak perduli berapa lama, aku akan tetap menuggumu. Cepatlah kembali. Karena disini, wookie kecilmu menunggu. Kata wookie dalam hati. Pesawat melandas(?) ke udara membawa hyun-ji pergi dan tak tahu kapan akan kembali.

End. Past

End. Pov. Wookie

“akh?… kenapa aku jadi kembali teringat padanya! Sudahlah! Lebih baik aku kekantin saja! Perutku juga sudah lapar. Mungkin dengan makan, aku bisa melupakannya sejenak.”kata wookie sambil beranjak menuju kantin sekolah.

Baksonya 1 ya mbak?…”wookie memesan makanan favoritenya. *readers: thor! kenapa makanan Indonesia bisa nyasar ke korea? Author : terserah gue dong! :p*

“bakso pesanan anda sudah siap? Selamat menikmati ^^”ujar pelayan wanita itu kepadanya.

“khamsamidha ahjuma ^^” jawabnya. “hemmm… wah! Kelihatannya enak!” gumam wookie samil menghirup aroma makanan kesukaanya itu. Wookie dengan lahapnya menyantap bakso itu. “nyam2… wah? Enak sekali rasanya…”

“hey! wookie-ah! Sedang apa kau disini!” sapa kyuhyun dan sungmin sambil menepuk bahunya wookie.

“uhuk!” wookie tersedak akibat ulah evilnya kyu. Spontan saja, bakso yg ada dimulut wookie mencelat(?) keluar, dan mendarat tepat diatas kepala ketua yayasan sekolah.

Pluk!

“aduh! Kurang ajar! Siapa yg berani menimpukku!”ujar ketua yayasan sambil melihat2 disekelilingnya.

“o oww!” kata mereka bersamaan. Wookie, kyu dan sungmin langsung memalingkan wajah mereka kearah yg lain. Agar tidak dicuriai, mereka langsung mengambil ancang2 utk bersikap sewajarnya. Wookie langsung menyantap baksonya dgn santai. Maksudnya, berusaha utk bersikap santai, tapi sialnya, lagi2 wookie tersedak. Sungmin menata rambutnya agar terlihat ‘lebih rapi’. Sedangkan kyuhyun, membersihkan meja kantin yg ‘tidak terlihat kotor’sama sekali sambil bersiul2 ria. *ada2 ja kelakuan uri oppadeul XD (author geleng2) *

“habislah kita kali ini!”ujar sungmin ketakutan saat mendapat tatapan yg errr… menyeramkan dari ketua yayasan. Sepertinya penyamaran (?) mereka gagal.

“pak! Bapak sudah ditunggu diruang OSIS sekolah.”kata salah seorang siswa yg merupakan anggota OSIS.

“fiuhh… kita selamat!” ujar kyuhyun bernapas dengan lega.

“hya! Kyuhyun-ah! Apa yg kau lakukan! Kau ingin membunuhku ya! “omel wookie marah2.

“waduh2… galak bener temen kita yg satu ini! Jangan marah2 gtuh dong? Akukan gak sengaja.”kata kyuhyun dengan expresi tak bersalah.

“heh! Tidak sengaja!” desah wookie kesal.

“ya ya! Mianhae? jgn marah2 dong? Ntar imutnya ilang loh?”goda kyuhyun yg berusaha utk merayu wookie.

“tidak ada namja yg lebih imut disekolah ini selain aku!”ujar sungmin dengan tampang aegyonya

“gak selagi aku masih ada disekloah ini!” tantang wookie.

“oh? Jadi kau merasa bahwa kau adalah namja terimut disekolah ini?”seru sungmin menantang.

“ya! Memangnya kenapa!” kata wookie yg tak mau kalah.

“eh… sudah2 jangan berdebat seperti ini! Dengar ya? Kalian berdua itu, bukan namja terimut disekolah ini, tapi! Aku! Adalah si namja tampan dengan senyuman evilnya yang menawan!”ungkap kyu dengan PD-nya.

Wookie dan sungmin menatap kyu dari ujung rambut sampai ujung kaki. “tampan dan menawan? Dilhat dari mananya kau itu tampan dan menawan?”kata wookie yg masih menatap kyu.

“kau itu, tampan dan menawan, jika dilihat dari puncak menara eivel”tutur sungmin dengan maksud utk mengejek kyu.

“kalau begitu, wajahku gk akan kelihatan dong!”jawab kyu yg masih lola. Mungkin proses loadinngya kyuhyun saat nih lagi mampet. Gk ada sinyal kali 😀 *plak* ^_^v

“memang iya! Makanya, lebih menawan lagi jika tidak dilihat! :p wkwkwkwk _”ledek sungmin yg sudah tidak bisa menahan tawanya lagi. Sepertinya setan jahilnya kyu, kini berpindah ke sungmin. Tapi kenapa sikap babbonya yesung yg kini mulai berpindah ke kyuhyun. *digorok clouds*

“hey! MWORAGO! Kau mengejek ku ya!”kyu mulai marah. Matanya melotot (?) keluar seperti hendak menerkam sungmin. Menyeramkan. Sungmin segera berlari sebelum kyu mendaratkan pukulan di wajahnya. Wookie terkekeh melihat tingkah kedua sahabatnya itu.

“dasar! Mereka itu!” wookie geleng2 kepala.

Setelah selesai menyantap makanan kesukaannya itu, wookie kembali kekelasnya. Ia berjalan memenelusuri koridor sekolah sambil bersiul2 ria. Namun langkahnya terhenti saat melihat sekerumunan siswa-siswi didepan kantor kepala sekolah. Rasa penasaran pun menyelemutinya. Wookie menerobos para siswa-siswi yg menghalangi jalannya.

“ada apa sih!”tanyanya penasaran. “eh? Bukankah dia yeoja yg bertabrakan denganku tadi? Sedang apa dia disitu?”gumam wookie dalam hati. “dia itu…”ucapnya terputus.

“dia itu anak baru disekolah ini, dia begitu cantik bukan?”sambung seorang namja yg berada disamping ryeowook.

“akh? Ne, dia memang cantik!”jawab wookie dengan gaya cueknya yg menyebalkan.

“hya! Wookie-ah! Kenapa expresimu hanya seperti itu!”sentak namja itu kesal dan melayangkan pukulan dikepala ryeowook.

“hya! Eunhyuk-ah! Kenapa kau malah memukulku!” kata wookie sambil mengelus kepalanya yg sakit dan membalas pukulan itu dikepala eunhyuk.

“itu sebagai hukuman buatmu!” jawabnya.

“hukuman? Hukuman apa? Sepertinya aku tidak ada berbuat salah padamu!” tanya ryeowook heran.

“kau memang tidak bersalah padaku. Tapi kau bersalah kepada yeoja cantik itu!”ujar eunhyuk sambil menunjuk kearah yeoja itu dengan mulutnya, sehingga mengakibatkan mulutnya manyun panjang sampai beberapa cm.

Wookie mngerutkan keningnya karena tak mengerti dengan ucapan sahabatnya yg satu itu. “eomo! Apakah dia tau kejadian itu!” bisik wookie dalam hati. Wookie teringat dngan insiden kecil yg baru saja dia alami. Kejadian dimana wookie dengan tdk sengaja menabrak yeoja cantik itu dengan kerasnya. Sampai2 kepala mereka terbentur satu sama lain. Cukup menyakitkan sih?

“ah! Itu kan hanya insiden kecil saja! Lagian aku sudah meminta maaf kepadanya!”pikirnya. “memangnya aku bersalah apa padanya?”Tanya ryeowook yg masih terlihat heran.

“seharusnya? Jika kau melihat yeoja cantik seperti itu, setidaknya, kau harus memujinya.”jawab eunhyuk gk logis.

“bukankah aku tadi sudah memujinya cantik! (_ _!)” kata wookie yg mulai kesal, karena ia merasa bahwa dia sudah dipermainkan oleh sahabatnya itu.

“ya? Kau memang mengatakan dia cantik! Tapi kau tidak memperlihatkan expresi wajah yg mengambarkan ucapanmu itu!”kata eunhyuk yg mulai ngotot.

“lalu aku harus menanggapinya bagaimana!”kata wookoie yg semakin bertambah kesal.

“begini! Seperti ini… ehem ehem!” eunhyuk mulai memperagakannya dengan gaya rayuan gombal mautnya itu. “wow! He is beautifull! He’s like angel! Baeutifull girl! (*_*)” ucapnya dengan keras. Sehingga membuat para siswa-siswi memperhatikannya. Eunhyuk membungkam mulutnya sendiri karena malu. “hehehe :D” cengirnya disela ucapannya.

Pov. Wookie

Hemmm dasar dia ini! Dia pikir aku seperti namja yg lainnya? Yg suka menebarkan senyuman manis serta rayuan2 maut, yg membuat hati para yeoja disini menjadi luluh” wookie menghela nafas panjang.

End. Pov

TBC…

hai hai… *lambai2kan tngan bareng wookppa* author balik lagi dngan chap 3. nih udah update kilat. *emg siapa yg ngarep* hehehe 😀

oc! mind to review?

gomawooo… ^^

NO SILLENT READERS!

FF Ryeowook Super Junior First Love In My Dream part 2

First Love In My Dream

Title : First Love In My Dream Part 2

Author : Ryeorasomnia a.k.a Kang Young Ra

Cast : – Kim Ryeowook

– Park Hyun-Ji

And other cast

Genre : romance, friendship, funny

Theme song : All My Heart, No Other

warning : alur gaje dan pasaran. typo bertebaran dimana-dimana. utk yang satu uti maafkan author yah? 😀

Before…

“aku sedang tidak memikirkan apa2 heechul?”. Kata hangeng yang berusaha menyembunyikan keresahan dihatinya.

“em… benar kau sedang tidak memikirkan sesuatu? Tapi kenapa aku merasa bahwa kau telah menyembunyikan sesuatu dariku!”. Kata heechul curiga. Heechul menatapnya dengan tatapan menyelidik.

“jangan menatapku seperti itu?”. Hangeng mengalihkan pandangannya.

“apakah kau sedang memikirkan adikmu itu?”. Tanya heechul mencoba utk menebaknya.

Part 2.

Sepertinya tebakan heechul itu benar. Hangeng memang sedang memikirkan adikmya. Meski hangeng berusaha menyembunyikan rasa kerinduan itu dihatinya, tapi heechul sahabatnya itu pati dapat merasakannya. Sepertinya heechul memang sangat mengerti hangeng. *ternyata heechul oppa berbakat jadi seoarang peramal juga ya?*

“mengapa kau bisa mengetahuinya?!”. Tanya hengeng heran.

“hey? Kau lupa ya kalau sahabatmu ini seorang peramal yang hebat dan berbakat! Tentu saja aku bisa mengetahuinya.” Kata heechul dengan gaya coolnya. Expresi wajah yang cool, yang penuh dengan kekonyolan dan sikap jenakanya itu. Hangeng menghela napas panjang melihat tingkah aneh sahabatnya itu.

“ya? Kau benar, aku memang sedang memikirkannya. Aku sangat merindukannya. Sudah lama sekali aku tidak bertemu dengannya. Semenjak kejadian itu…” ucap hangeng yang tak melanjutkan kata2nya lagi.

Terlintas kenangan itu di ingatannya. Kenangan yang sangat menyakitkan baginya. Kejadian dimana hangeng harus kehilangan orang2 yang dia sayangi. Kecelakaan tragis yang menimpa hangeng dan keluarganya 9 tahun silam yang telah merenggut nyawa kedua otang tuanya. Beruntung hangeng dan adiknya shue chin dapat selamat dari kecelakaan maut itu. Sejak kejadian itulah hangeng dan adiknya tinggal dipanti asuhan. Namun dikarenakan suatu kondisi yang menyebabkan hangeng dan adik terpisah.

Flash back:

shue chin! Apakah kau menyayangiku sebagai gegemu?”. Kata hengeng.

dangran?… tentu saja aku sayang kepadamu gege! Karena gege adalah gegeku satu2nya. Gege yang sangat aku sayangi!”. Shue chin memeluk hangeng dengan penuh rasa kasih sayang. Hangeng menangis. Ia sedih mendengar jawaban dari shue chin.

weisheme? Kenapa gege malah menangis? Apa aku ada berbuat salah padamu gege?”. Tanya shue chin dengan wajah polosnya.

meiyou shue chin! Kau tak pernah berbuat salah pada gege. Kau adalah adik gege yang paling baik. Gege sangat menyayangimu shue chin!”. Hangeng memeluk shue chin dengan erat. Seolah dia tak ingin melepas kepergian adik yang sangat dia sayangi itu.

kalau begitu, gege jangan menangis lagi ya?”. Kata shue chin sambil menghapus air mata dipipi hangeng.

shue chin, bolehkah gege meminta sesuatu darimu? Tapi kali ini kau harus menuruti perkataan gege ya!”. Pinta hengeng kepada shue chin.

ya! Katakan saja gege! Apapun yang gege inginkan dariku, aku pasti akan mengabulkannya utk gege. Asalkan gege jangan menangis lagi ya!”. Bujuk shue chin. Hangeng tersenyum mendengar jawaban dari shue chin. Ia merasa apakah ia sanggup jika harus berpisah dengan adiknya itu.

Pov hangeng:

apakah hal yang kulakukan ini sudah benar?”. Hangeng bertanya kepada dirinya sendiri.

tapi hal ini memang harus aku lakukan demi kebaikan shue chin. Bagaimana pun juga masa depan shue chin yang terpenting.”

End pov.

gege! Kenapa gege diam saja? Ayo katakan apa yang gege inginkan dariku?”. Kata shue chin yang menyadarkan hangeng dari lamunannya.

gege ingin kau tinggal bersama mereka.” Hangeng menujuk kearah Calon orang tuanya shue chin.

tetapi gege, kenapa gege ingin aku tinggal bersama mereka? Aku tak ingin tinggal bersama mereka gege? Aku ingin bersamamu gege!”. Rengek shue chin.

shue chin, gege berjanji kepadamu bahwa gege akan membawamu kembali. Tapi utk sementara ini kau harus tinggal bersama mereka dulu. Lijie? Percaya pada gege!”. Kata hengeng berusaha utk membujuk dan meyakinkan shue chin. Hangeng menyerahkan shue chin dengan linangan air mata.

ayo shue chin! Ikut eomma pulang kerumah. Kerumah baru kita?” ajak ibunda angkatnya.

gak gege! Aku gak mau ikut dengan mereka. Aku gak mau tinggal bersama mereka gege? Aku ingin bersamamu. Aku ingin bersamamu gege?”. Kata shue chin menolak.

Shue chin menangis, karena dia tak ingin berpisah dengan hangeng. Melihat tangisan itu, hati hangeng terasa pilu. Ia tak tega melihat shue chin seperti itu. Sejujurnya hangeng juga tak ingin berpisah dengan adiknya itu. Namun hal ini memang harus dia lakukan. Karena itu semua juga demi kebaikan shue chin. Agar shue chin mendapatkan masa depan yang lebih cerah bersama keluarga barunya.

shue chin, baoqian? Gege memang harus melakukan ini. Ini semua demi masa depanmu shue chin? Wo hen baoqian!” lirihnya dalan hati. Hangeng menangis melihat kepergian adiknya. Hatinya terluka. Rasa sakit yang melebihi sakitnya patah hati. Menyakitkan sekali.

End past.

“shue chin, wo xiangnian ni?” desah hangeng dengan nada lirih. Tak terasa air mata jatuh membasahi pipinya.

“hhmm~ dia mulai berbicara dengan bahasa aslinya!” bisik heechul dalam hati. Heechul menyodorkan tisu kepadanya utk menyeka air mata yang jatuh itu. “sudahlah? Jangan sedih. Aku akan membantumu menemukan adikmu itu?” ujar heechul.

“jongmal? Apa kau sungguh ingin membantuku?”. Tanya hangeng dengan penuh harap.

“geurae! Kita ini adalah sahabat. Bukankah sebagai sahabat kita harus saling membantu?”. Kata heechul sambil merangkul bahu hangeng menandakan keseriusannya utk membantu sahabatnya itu.

“gomawo heechul-ah? Kau adalah sahabat terbaikku!”. Ucap hangeng berterima kasih.

“ah? Kau tidak usah berlebihan seperti itu. Memang sudah seharusmya sebagai sahabat kita harus saling membantu bukan? Oh y! bagaimana kalau pagi ini kau temani aku sarapan. Karena tadi pagi aku terburu2 pergi kesekolah, jadinya aku tidak sempat untuk sarapan.” Kata heechul menawarkan.

“tenang saja, kali ini biar aku yang traktir! Jadi kau bisa makan sepuasnya! Gwenchana?”. Kata heechul dengan gayanya yang seperti biasa ‘cool’. *traktir aku juga dong heechul oppa? 😀 (plak! Di demo para elf baru tau rasa! Dasar author sarap!)*

“geurae? Kalau begitu tunggu apalagi? Kebetulan aku juga sedang lapar. Kajja!”. Kata hangeng dambil melangkah menuju kantin sekolah.

“anyeonghaseo oppa?…” langkah mereka terhenti saat 3 orang yeoja sedang berdiri di hadapan nereka dan menyapa mereka.

“lihat siapa yang datang! Pagi2 begini para fans wanitamu sudah mengganggu!”. Ledek hangeng kepada heechul.

” akh? Jangan mengejekku seperti itu! Aku tak tau apa yang harus aku lakukan sekarang.” Sentak heechul jengkel.

“kenapa kau tidak lari saja!” bisik hangeng mengusulkan.

“tidak bisa! Kalau aku lari, mereka pasti akan mengejarku kemana pun aku pergi. Jadi aku harus bagaimana ini?” jawab heechul panik.

“belum menjadi artis saja kau sudah mempunyai fans seperti ini.” Ujar hangeng.

“tentu saja! Karena aku ini adalah calon actor terkenal. Dan ini pasti Karena wajah tampanku, yang membuat para yeoja disini tergila2 padaku!”. Ungkap heechul dngan PD-nya.

“ya? Kau memang terkenal. Lebih tepatnya terkenal karena kenaifanmu itukan? Ha3x…” kata hangeng sambil tertawa kencang.

“dah? Aku pergi dulu ya? Karena aku tidak ingin mengganggu acara ‘kencan’ kalian. Oh y! satu hal lagi! Kau tidak akan melupakan janjimu kan? Kau masih mempunyai hutang janji utk mentraktirku makan. Janji itu akan ku tagih nanti setelah kau selesai berkencannya.” Ledek hangeng kepada heechul.

“kencan?…” gerutu heechul kesal.

“semoga sukses heechul-ah?”. Hangeng melambaikan tangannya dengan gaya yang cool dan penuh dengan pesona sehingga membuat para yeoja yang berada disekitarnya merasa terpesona dengannya. *wah? Sepertinya heechul oppa ada saingan baru nich!*

“bukannya menolongku malah pergi begitu saja! Dasar dia itu! Awas saja kau ya?”. Sungutnya kesal.

“aneh! Kenapa heechul berusaha menghindari fansnya? Bukankah seharusnya dia senang. Biasanya dia selalu bersikap sok paling keren didepan mereka! Tapi kenapa sekarang dia menghindar!”. Kata hangeng bingung.

Bruk… hangeng mendengar sesuatu. Ia mendatangi asal suara itu.

“ji-hwan! Gwencahana?”. Tanya hangeng saat melihat ji-hwan terjatuh dilantai. Hangeng membantu ji-hwan berdiri.

“gwenchanayo?…” Tanya hangeng utk memastikan.

“ne? gwencahana?” jawab ji-hwan dengan suara yang lemah.

“dangshin-eun appo?” Tanya hengeng cemas.

“aniyo? Aku tidak apa2 sunbae? Gwenchana?”. Ujar ji-hwan

“kalau begitu sini biar aku bantu membawakan buku2 ini!” kata hangeng menawarkan.

“gomawo sunbae?”. Jawab ji-hwan.

“tidak perlu! Biar aku saja yang membantu ji-hwan membawakan buku2 ini!”. Kata donghae yg tiba2 saja sudah berada di samping ji-hwan. Donghae langsung mengambil alih buku2 itu dari tangan hangeng. Wajah donghae merah karena terbakar api cemburu.

“donghae oppa?”. Kata ji-hwan.

“kajja! Ajak donghae sambil menarik tangan ji-hwan dan pergi meninggalkan hangeng yang terlihat bingung dengan sikap donghae.

“chagiya? Kamu kan baru sembuh? Kenapa membawa buku sebanyak ini?”. Kata donghae cemas. Donghae memeriksa kening, pipi dan leher ji-hwan utk memeriksa suhu tubuhnya.

” aku tidak apa2? Aku sudah sembuh? Uhuk!”. Kata ji-hwan terbatuk.

“tuh kan? Kamu belum sepenuhnya sembuh chagiya?”. Ujar donghae khawatir.

“my handsome prince donghae? Jangan terlalu mencemaskanku! Aku tdak pa2 koq! Gwenchana?”. Jawab ji-hwan yang berusha menghilangkan rasa kekhawatiran di hati donghae kekasihnya itu.

“bagaimana aku tidak mengkhawatirkanmu! Aku takut kamu kenapa2 chagi?”. Kata donghae sambil membelai rambut ji-hwan dengan mesra.

“sekali lagi, jika kau membutuhkan sesuatu, kau harus memberitahukannya padaku ne?”. kata donghae dngan penuh perhatiannya.

“ne? arraseo!”. Jawab ji-hwan.

“ya sudah! Kajja!” donghae mengagandeng tangan ji-hwan menuju ruang kelas.

T

b

c

part 2 selesai… reviewnya dong readers yang keceh, yang imut, yang ganteng *kalo namja*, yang unyu-unyu yang apalah semuanya! ^^ *author ngerayu*

review itu sebagai penyemangat saya dalam berkarya. so, review nya yah? No sillent readers loh? okey? ^_-

gomawo… *bow 90 derajat* ^^

FF Ryeowook Super Junior First Love In My Dream Part 1

First Love In My Dream

Title : First Love In My Dream Part 1

Author : Ryeorasomnia a.k.a Kang Young Ra

Cast : – Kim Ryeowook

– Park Hyun-Ji

And other cast

Genre : romance, friendship, funny

Theme song : All My Heart, No Other

warning : alur gaje dan pasaran. typo bertebaran dimana-dimana. utk yang satu uti maafkan author yah? 😀

Anyeonghaseo? Joneun Kang Young Ra imnida ^^

Saya author baru disni ^^ .Sebelumnya saya mau ucapin terimakasih kepada kalian semua karena udah mau mampir ke ff gaje hasil karya saya 😀 . Awalnya sich gak kepikiran tuk buat ff sendiri. Tapi berhubung Karena saya suka banget menghayal, jadi punya ide bagus deh! dari pada menghayal-hayal gak jelas, mending khayalanku itu dijadikan sebuah hasil karya. Yap jadilah dia karya ff pertamaku.

FF ini kupersembahkan untuk para “ELF” khususnya para “ryeosomnia”. Karena memang aku sendiri adalah fans fanaticnya ryeoppa. Siapa sich yang gak kenal dengan oppa kita yang satu ini. Selain wajahnya ryeoppa yang unyu2 dan imut2 gimana… gtuh! Ryeoppa juga multitalent, sama seperti para member super junior lainnya. Gak kalah kerennya dech sama shiwon oppa? Ok dech! Semoga kalian suka dengan ceritanya ya? So! Enjoy the story guyzs! ^^

First Love In My Dream

Kim Ryeowook as wookie

Kim Kibum as appa wookie

Cho-ahra as eomma wookie

Yesung as hyung wookie

Park Hyun-ji as hyun-ji

Zoumi as hyung hyun-ji

Moon geungyoung as geungyoung

Henrry as chinggu wookie

Donghae as chinggu wookie

Suh Ji-hwan as yeojachinggu donghae

Kyuhyun as chinggu wookie

Eunhyuk as chinggu wookie

Kim taehee as yeojachinggu eunhyuk

Sungmin as chinggu wookie

Leeteuk as chinggu yesung

Kang-in as appa leeteuk

Kang sora as yeojachinggu leeteuk

Hangeng as chinggu yesung

Heejin as yeojachinggu hangeng

Heechul as chinggu yesung

Shiwon as guru music

Shindong as dokter

First Love In My Dream

Author Pov:

Hari ini adalah hari yang begitu indah. Matahari bersinar cerah, suara burung2 yang berkicau seperti menyanyikan sebuah lirik lagu yang indah. Begitu merdu sekali. Wookie duduk dibangku taman dengan seorang yeoja cantik. Ditempat inilah wookie akan mengatakan perasaannya kepada yeoja cantik itu.

sejak pertama kali aku bertemu denganmu, aku sudah jatuh cinta padamu. Hanya saja aku merasa bahwa aku tidak pantas untukmu”. Kata wookie sambil memegang tangan yeoja itu.

ssstt…” yeoja itu menyulutkan jari telunjuknya kebibir wookie agar dia tak melanjutkan kata2nya lagi.

aku tidak ingin mendengar omong kosong itu lagi darimu. Karena aku… juga mencintaimu. Saranghae?”. Ucap yeoja itu dengan suara lembutnya.

saranghae… saranghae…” jawab wookie dengan tatapan mesra. Wookie membalas ucapannya dengan kecupan mesra dibibir yeoja itu.

Saat wookie menyatakan perasaannya, suasana berubah menjadi indah. Bunga2 bertaburan seperti hujan bunga pada musim gugur. *duh?… oppa ku romantis banget sich! *_*

End. Pov:

“saranghae… saranghae…” kata ryeowook.

“wookie-ah bangun? Hyaa wookie-ah! Apa yang terjadi denganmu? Hyaaa!” teriak yesung dengan kagetnya saat wookie tiba2 memeluknya dan hampir menciumnya.

“hhuuuaaa…” teriak wookie saat terbangun dari tidurnya. Dan dengan spontannya wookie menendang yesung dan terjatuh dari tempat tidur.

“aw! Eomoe… sakit tau!” keluh yesung sambil mengelus2 pantatnya yang sakit.

“mianhae? Jongmal mianhae… aku benar2 tidak sengaja? Gwenchana hyung?”. Kata wookie sambil membantu yesung untuk berdiri.

“gwenchana apaan! Pantat hyung jadi sakit nich! Lagian kamu itu kenapa sih! Tiba memeluk hyung seperti itu. Menyatakan cinta lagi. Hampir saja tadi kita berciuman, kalau itu terjadi, hilang sudah ciuman pertama hyung untuk orang yang hyung cintai.” Sahut yeung dengan nada kesal. *mungkin karena pantatnya masih sakit kali ya!*

Wookie senyum2 sendiri. Ia teringat dengan mimpi yag baru saja dia alami.

Pov. Wookie:

“mimpi yang benar2 indah! Ini adalah mimpi terindah yang belum pernah ku alami sebelumnya. Ku harap mimipi ini akan menjadi kenyataan. Tapi kira2 siapa yeoja yang ada didalam mimpiku tadi? Hem… aku jadi penasaran! Pertanda apa ini! Mungkinkah yeoja itu yang akan menjadi kekasihku nantinya?”

End. Prov. Wookie

“malah senyum2 sendiri lagi! Sakit nich anak kali ya!”. Kata yesung sambil memegang keningnya wookie.

“hyung apa2an sich! Siapa yang sakit? Aku baik2 aja koq! Liat nich…” wookie memeragakan gaya machonya menandakan bahwa dia baik2 saja.

“sudah sana! Siap2 berangkat ke sekolah. Sudah jam 7 nich? Nanti kita terlambat! Hyung tunggu 15 menit! Kalau dalam waktu 15 menit kamu belum berada dimeja makan, kamu berangkat kesekolah sendiri. Arasseo!”. Ancam yesung. Sebenarnya itu bukanlah ancaman yang serius? Tidak mungkin yesung tega meninggalkan dongsaeng kesayangannya itu. Yesung hanya ingin dongsaeng kesayangannya itu lebih menghargai waktu. *yesung oppa memang hyung yang baik ya ^^*

“mwo?! 15 menit… hyung gak bercandakan? Mana mungkin dalam waktu yang sesingkat itu aku sudah bersiap2!”. Jawab wookie protes.

“udah? Jangan protes! Cepat sana! Kita sudah tidak punya banyak waktu lagi?”. Yesung menarik wookie kekamar mandi.

“terlalu! Hyung keterlaluan! Bisa2nya sich hyung membuat peraturan seperti itu!”. Keluh wookie dalam hati.

Ingin sekali rasanya wookie protes dengan hal itu. Tapi toh percuma saja! Meskipun wookie protes panjang lebar, tetap saja tidak bisa mengubah keputusan itu. Karena wookie tau persis bahwa hyungnya itu adalah orang yang sangat tegas. Jadi, mau gak mau wookie harus menuruti perkataan hyungnya itu.

*** 15 menit kemudian…

“pagi eomma? Pagi appa?”. Sapa ryeowook kepada papa dan mamanya.

“pagi chagiya? Ayo sarapan dulu!”. Ajak mamanya sambil menata makanan dimeja makan.

“wah? Ada roti sandwich! Mmm… pasti enak!”. Kata wookie yang langsung saja menyambar roti sandwich yang lezat itu.

“loh? Appa! Kenapa appa belum berangkat kekantor?”. Tanya wookie yang heran melihat papanya yang terlihat santai dan tidak terburu2 seperti dikejar waktu.

“untuk apa terburu2? Ini kan masih jam setengah 7?”. Ujar papanya dengan santai.

“jadi! Ini masih jam setengah 7?”. Wookie melihat kearah jam tangannya. Ternyata benar masih jam setengah 7.

Pov. Wookie:

“kalau begitu, aku bangun jam 6 pagi dong? Hyung?! Awas kau ya? Tega2nya sich hyung membohongi aku! Dan lebih bodohnya lagi kenapa aku bisa tertipu olehnya! Ukh?…”

End. Pov. Wookie.

“pagi eomma? Pagi appa?”. Kata yesung sambil merangkul dan mencium pipi eommanya dengan manja.

“eh? Ternyata tuan muda Kim Ryeowooknya udah bangun? Udah rapi lagi!”. Goda yesung kepada dongsaengnya itu.

“ya! Dan sekarang aku mau berangkat kesekolah!”. Jawab wookie ketus.

Yesung tersenyum mendengar jawaban itu. Ia tau kalau dongsaengnya itu lagi marah dan kesal kepada dirinya.

“kenapa gak sarapan dulu chagiya?”. Ajak mamanya.

“gak perlu eomma? Kita bisa makan disekolah koq! Lagian hari ini hyung mau berangkat lebih awal! Benar begitu bukan? Hyung!”. Wookie menatap yesung dengan tatapan mencibir.

Yesung hanya tersenyum saja melihat reaksi dari dongsaengnya itu. Lucu saja rasanya saat melihat expresi wajah wookie yang sedang marah. Seperti bukan mimik wajah yang lagi marah atau kesal. Melainkan seperti mimik wajah anak kecil yang lagi ngambek Karena permennya diambil sama orang lain. Begitu menggemaskan sekali. *enak aja! Masa ryeoppa disamain sama anak kecil! Tapi memang bener sich! Habisnya wajahnya ryeoppa ntuh imut banget! Sama seperti wajah anak kecil. Pokoknya “baby face” banget dech? Dan julukan “eternal magnae” memang pas banget buat ryeoppa!*

“geurae! Kalau begitu kajja!”. Ajak yeung sambil mengambil sepotong roti sandwich dan beranjak pergi meninggalkan ruang makan.

Mama dan papanya hanya bisa geleng2 kepala melihat tingkah mereka berdua. Meskipun wookie itu sudah mulai dewasa, tapi sifat manjanya masih tetap melekat erat didirinya. Mungkin Karena dulunya wookie adalah anak tunggal dikeluarganya. Dan sekarang, ditambah dengan kehadiran yesung di keluarganya sebagai hyung, wookie dapat merasakan kasih sayang yang begitu melimpah dari kedua orang tuanya dan hyungnnya. Meski yesung bukanlah kakak kandungnya, tapi wookie begitu sangat menyayangi hyungnya itu. Begitu juga sebaliknya.

Disepanjang perjalanan wookie hanya terlihat diam saja. Wookie masih kesal kepada hyungnya itu. Kesal karena hyungnya telah mengacaukan mimpi indahnya bersama yeoja misterius itu.

“kamu masih marah ya?”. Kata yesung yang memulai percakapan dan memecahkan keheningan diantara mereka berdua.

“aniya! Untuk apa aku marah. Bukankah ini bagus? Dengan begini kita tidak akan terlambat bukan?”. Cibir wookie dengan wajah kesalnya yang imut itu.

“mianhae? Ma’af karena hyung sudah membangunkanmu sepagi ini. Soalnya! Hari ini hyung ada rapat dengan ketua yayasan sekolah kita? Makanya hyung harus berangkat sepagi ini?”. Jelas yesung panjang lebar.

“sepagi ini? Keojimal! Hyung pasti bohong lagikan? Rapat apaan sepagi ini! Ada2 saja!”. Kata ryeowook tak percaya.

“hyung gak bohong… pagi ini hyung memang ada rapat dengan ketua yayasan sekolah?”. Ujar yesung meyakinkan.

“memangnya ada rapat apa sih! Sepenting itukah sampai2 harus sepagi ini!”. Jawab wookie yang masih tak percaya.

“entahlah? Hyung juga tidak tahu. Mungkin ini rapat mengenai perlombaan antar sekolah yang akan diadakan sebentar lagi!”. Ujar yesung.

Ya? Wookie memang tau soal perlombaan itu. Dan yesung sebagai ketua osis disekolahnya pasti akan sangat sibuk sekali untuk mempersiapkan segala persiapan itu. Begitu juga dengan wookie. Saat ini wookie juga sangat sibuk untuk mempersiapkan diri mengikuti perlombaan itu. Tahun ini wookie yang terpilih menjadi perwakilan dari kelas musik untuk mengikuti perlombaan itu. Jadi wookie harus berusaha keras dan sungguh2 agar tidak mengecewakan. Itu sebabnya belakangan ini wookie tidak ada waktu untuk istirahat secukupnya. Karena memang latihan ini begitu menyita banyak waktu.

“geulasseo! Kamu maukan memaafkan hyung?”. Pinta yesung kepada dongsaeng kesayangannya itu. Wookie tidak menjawabnya. Sepertinya wookie sedang memikirkan sesuatu. Ya! Dia sedang memikirkan mimpi itu. Wookie begitu penasaran dengan yeoja yang ada didalam mimpnya itu.

Pov. Wookie:

“siapa ya? yeoja misterius itu! Aku jadi penasaran? Andai saja hyung tidak membangunkan aku! Aku pasti sudah mengetahui siapa yeoja misterius itu. Akh? Hyung! kau sudah mengacaukan segalanya!”. Wookie kesal.

End. Pov. Wookie

“wookie, kamu maukan! Memaafkan hyung?”. kata yesung yang membuyarkan lamunan wookie.

“kalau kamu mau memaafkan hyung, hyung akan membelikan kamu DVD serial prison break! Eotohkae?”. Yesung mencoba untuk merayu dongsaengnya itu.

Mendengar tawaran dari hyungnya itu, wookie langsung saja menyetujuinya. Karena memang prison break itu adalah serial tv favoritnya. Jadi wookie tidak mungkin menolak tawaran itu.

“ok! Aku akan mema’afkan hyung! Tapi hyung janjikan? Akan membelikanku DVD serial prison break?!”. Tanya wookie dengan tatapan ragu, yang menandakan bahwa dia masih tak percaya kepada hyungnya itu.

“iya? Kali ini hyung janji hyung akan membelikanmu DVD serial prison break! Yaksokhae!”. Yesung mengacungkan jari kelingkingnya.

Susana di sekolah masih terlihat sepi. Karena belum banyak siswa yang datang kesekolah sepagi ini. Hanya ada beberapa siswa saja yang sudah datang.

Hangeng berjalan menelusuri koridor sekolah yang masih terlihat sunyi itu. Sesunyi pikirannya saat ini. Sepertinya hangeng sedang hanyut dalam fikirannya yang tak menentu. Entah apa yang sedang difikirkannya. Pada saat2 seperti itu, heechul sahabatnya datang tiba2 dan hal ini membuat hangeng merasa sedikit terkejut .

“hai sobat!”. Sapa heechul sambil merangkul bahu hangeng sahabatnya.

“akh? Ternyata kau heechul! Mengagetkanku saja!”. Kata hangeng sambil mengelus2 dadanya karena terkejut dengan kedatangan heechul yang datang tiba2.

Pov. Hangeng”

“seperti hantu saja! Datang secara tiba2 tanpa hawa kehadiran?…” hangeng geleng kepala.

End. Pov. Hangeng.

“yah! Malah ngelamun? Kesambet setan baru tau rasa loh!” kata heechul menakut-nakuti.

“aniya? Siapa yang ngelamun? Aku gak ngelamun koq!”. Jawab hangeng menyangkal.

“nah… trus itu tadi! apa coba namanya kalau nggak ngelamun?”. Kata heechul dengan tatapan curiganya.

“aku tidak melamun, tetapi aku sedang memikirkan sesuatu!”. Bantah hangeng dengan nada kesal. Kesal karena heechul sahabatnya itu, ingin tau dengan apa yang dia pikirkan olehnya.

“ara! Araseo! Lantas apa yang sedang difikirkan sahabatku ini?”. Heechul mencubit kedua pipinya hangeng.

“hya hya hya!… apa yang kau lakukan?! Hentikan… sakit?”. Keluh hangeng.

“kau kira aku ini boneka apa!”. Kata hangeng kesal.

Hangeng mengelus2 pipinya yang sakit. Wajahnya yang putih itu langsung terlihat merah merona. Rasanya pipinya seperti terkena sengatan lebah. *what! Segitu parahnya ya?*

“oke2 dech sorry?…” lagi mikirin apa sich!”. Tanya heechul penasaran

“mau tau aja sich kamu!”. Jawab hangeng yang bersikap seolah tak acuh.

“ha?… aku tau! Kau pasti sedang memikirkan diriku bukan? Pasti karena wajahku yang tampan ini!”. Ujar heechul dengan PD nya. *narsis tenan iki heechul oppa!*.

Hangeng menatapnya dengan tatapan yang aneh. Dan sesaat setelah itu hangeng tertawa terbahak. Lucu sekali rasanya mendengar ocehan dari sahabatnya itu. Tapi setidaknya itu membuat hangeng merasa sedikit terhibur.

“wae? Kenapa kau malah tertawa? Aku inikan memang tampan? Benar begitu bukan?”. Canda heechul kepada hangeng. Sepertinya heechul memang sengaja menunjukkan sikap jenakanya itu, agar hangeng merasa terhibur. Dan sepertinya, heechul berhasil membuat suasana menjadi lebih baik.

“ya? Kau memang tampan? Kau adalah satu2nya sahabatku yang tertampan! Tapi aku sedang tidak memikirkanmu?”. Kata hangeng yang masih terlihat menahan sisa tawa diwajahnya.

“geuttae? Kau sedang memikirkan apa? Em… pacarmu ya? Kenapa kau tidak memberitahuku bahwa kau sudah mempunyai pacar?!”. Kata heechul asal bicara.

Hangeng tersenyum dengan senyumannya yang menawan itu.

“aku sedang tidak memikirkan apa2 heechul?”. Kata hengeng yang berusaha menyembunyikan keresahan dihatinya.

“em.. benar kau sedang tidak memikirkan sesuatu? Tapi kenapa aku merasa bahwa kau telah menyembunyikan sesuatu dariku?”. Kata heechul curiga. Heechul menatapnya dengan tatapan menyelidik.

“jangan menatap aku seperti itu?”. Hangeng mengalihkan pandangannya.

“apakah kau sedang memikirkan adikmu itu?”. Tanya heechul yang hanya mencoba untuk menebaknya.

TBC…

gimana gimana? parah bukan karya FF pertamaku? sorry y? kalau agak kacau! *menurutku* o y! thanks y udah mau baca? Sebenarnya nih ff udah pernah q post di akun blog q. tpi berhubung karena di blogger sepi -.- jdinya deh q posting lgi keakun ffn nih.

tolong berikan reviewnya ya? ^^ yang ngeriview disumpahin bisa ketemu ama biasnya 😀 *ngrayu*

NO SILLENT READERS! Ketauan, saya bacok! *dibacok balik ama readers* 😀 ._.v

makanya… kalo gk mau dibacok, review dong? okey! ^_-

khamsamidha ^^ *lambaikan tangan bareng bang wook :p