FF Ryeowook First Love In My Dream Part 5

Fiirst Love In My Dream

Title : First Love In My Dream Part 5

Author : Ryeorasomnia a.k.a Kang Young Ra

Cast : – Kim Ryeowook

– Park Hyun-Ji

And other cast

Genre : romance, friendship, funny

Theme song : All My Heart, No Other

warning : alur gaje dan pasaran. typo bertebaran dimana-dimana. untuk yang satu itu maafkan author yah? 😀

Ryeowook yang memiliki kenangan masa kecil bersama seorang gadis. Kini tak dapat menyembunyikan perasaannya. Namun itu semua tak dapat diungkapkanya karena gadis itu harus pergi. Akankah wookie akan tetap menunggunya dan tetap mencintai gadis itu?

Before…

“hyun… hyun… hyun… hyunji! Hyunji!” kata wookie terbata2. “apakah tadi dia mengatakan bahwa namanya adalah hyunji?” Tanya wookie kepada ji-hwan yg duduk didepan sebelah kirinya.

“ne!” jawab jihwan singkat.

“mungkinkah……” ucap wookie tak melanjutkan kata2nya.

Part 5

“Mungkinkah dia adalah hyun-ji? Hyun-ji gadis manis kecilku?”bisiknya dalam hati.

“baiklah hyun-ji, kamu boleh duduk disana” kata choi seongsenim menunjuk kearah wookie. Karena memang tempat duduk yang kosong itu tepat berada disebelahnya.

“ne seongsenim. Khamsamida ^^” ucapnya sambil membungkukkan badannya sekali lagi.

Hyunji berjalan kearah wookie dengan senyuman manis yang masih setia terpatri di wajah cantiknya. Membuat jantung seseorang yang berada dihadapannya berdebar dengan sangat kencang. Dan jangan lupakan tatapan semua namja yang berada di kelas itu. Mereka juga ingin duduk bersama yeoja secantik hyun-ji. Betapa beruntungnya wookie saat itu.

Dag…..

Dig…..

Dug…..

Duer…. *meletus balon hijau! #plak -.-v abaikan.

Ani…. itu bukan suara balon yang akan meletus, tapi itu adalah suara degup jantung seseorang. NUGUYA??? KIM RYEOWOOK? Yap!!! Jantung wookie seakan melompat keluar saat hyun-ji tersenyum manis padanya. Oh tuhan….. tolong ingatkan wookie agar  ia tak lupa bernapas -.-

“annyeonghaseyo ^^”sapanya dengan ramah kepada wookie.

Wookie yang sedang terpesona dengan yeoja yang berada dihadapannya ini pun hanya membalas sapaan itu dengan senyuman dan anggukan kecil.

‘apa yang terjadi denganku? Kenapa jantungku berdegup kencang seperti ini?’ wookie memegang dadanya yang berdegup kencang seperti lajunya kereta api express.

‘sadar wookie! Hentikan sikap babbo mu ini! Mungkin saja dia bukan hyun ji-Mu! Hanya Karena memiliki nama yang sama bukan berarti dia adalah hyun ji gadis manis kecil mu.’ucap wookie kepada dirinya sendiri.

Wookie memukul kepalanya sendiri berulang kali.“babbo…. babbo…. babbo…” bisiknya pelan.

Hyun ji mengerutkan keningnya menatap ryeowook heran. Ada apa dengan teman barunya itu? Fikir hyun ji dalam hati.

“chogiyo… Neo, gwencahana??”Tanya hyun ji heran.

Wookie menghentikan aksinya(?)  dan menatap hyun ji “a a ani…. aniyo…. gwenchana hyunnie” ucap wookie tanpa sadar karena telah mempermalukan dirinya sendiri dihadapan yeoja yang diam-diam telah mencuri hatinya.

“hyunnie?” ucap hyun ji mengulang perkataan wookie yang memanggil dirinya semanis itu. Tanpa hyun ji sadari, semburat merah muncul dipipinya.

“eh… mianhae… hyun ji-ah…”

“gwencahana… kau boleh memanggilku apa saja kok”jawab hyun ji  tersenyum menanggapi permintaan maafnya.

“jinja? Jadi aku boleh memanggilmu seperti itu?” Tanya wookie memastikan.

“ne…  karena sekarang kita adalah teman ^^” hyun ji mengulurkan tangannya sebagai tanda awal sebuah pertemanan.

Wookie menyambut uluran tangan itu dan tersenyum “ne… mulai sekarang kita adalah teman ^^ naneun Kim Ryeowook imnida kau bisa memanggil ku wookie”

“ah? ne… wookie-ah ^^ naneun Park Hyun ji imnida kau bisa memanggilku hyunnie ^^”

Berawal dari sebuah pertemanan yang tulus. Itulah awal dari sebuah kisah cinta. Tanpa sadar, mereka telah mengulang kembali cerita dari kisah masa lalu mereka.

Flashback:

Seorang yeoja kecil dengan seragam sekolah yang berantakan sedang menangis di taman sambil menekuk kedua lututnya menyembunyikan wajah cantiknya yang telah sembab karena terlalu lama menangis.

hei! Kenapa kau menangis? ucap seorang namja kecil berpostur tubuh mungil. Jika dilihat sekilas, namja kecil itu seperti seorang yeoja karena mengingat tubuhnya yang kecil dengan wajah imutnya.

Namja kecil itu berjongkok didepan yeoja kecil yang sedang menangis itu untuk mensejajarkan tinggi mereka. Yeoja kecil itu mendongakkan kepalanya dan melihat kearah namja mungil dihadapannya ini.

nuguseyo? Hiks… ucap yeoja kecil itu sambil terisak.

naega? Tanya namja kecil itu . yeoja kecil itu mengangguk dan menghentikan isakannya.  naneun wookie imnida. Nuguseyo? Tanya namja kecil yang bernama wookie itu.

kenapa aku harus memberitahu namaku kepada orang asing yang belum aku kenal? jawab yeoja kecil itu dengan tampang innocentnya sambil menghapus jejak air mata di pipinya dengan gaya childisnya.

karena aku yang bertanya siapa namamu adik kecil… jawab wookie berusaha tuk bersikap sabar.

aku bukan anak kecil =.= Bukannya yang anak kecil itu kau?jawab yeoja kecil itu polos.sudah jelas dia yang lebih pendek dari ku. Kenapa dia mengatakan aku yang anak kecil? =.=bathin yeoja kecil itu.

Wookie menggeram kesal dengan ucapan yeoja kecil yang baru beberapa saat ia temui ini. Menyebalkan! Ingin rasanya ia marah. Tapi yang dikatakan yeoja kecil itu memang benar. Tubuhnya yang kecil, membuat orang mengira bahwa dia anak kecil yang masih berumur 5 tahun.

Wookie berlalu meninggalkannya. Marahkah? Fikir yeoja kecil itu yang melihat wookie pergi meninggalkannya.

mianhae… aku tak bermaksud bersikap tidak sopan seperti itu padamusesal yeoja kecil itu dan  kembali menyembunyikan wajahnya di kedua lututnya. Menangis lagikah?

Wookie berbalik dan menghela nafas, kembali menatap yeoja kecil dihadapannya ini. Matanya terhenti saat melihat luka lecet yang begitu banyak dibagian kaki dan lengan yeoja ini.

omona?! Kenapa tangan dan  kaki mu lecet seperti ini??? Apa kau berkelahi? Eoh? kaget wookie saat melihat luka lecet yang begitu banyak ditubuh si yeoja kecil itu.

aku terjatuh karena berlari terlalu cepat… hiks… aww!! Appayo~~ yeoja itu meringis kesakitan karena wookie terlalu keras menekan bagian luka lecetnya.

haishhh… dasar ceroboh! Makanya jangan berlari terlalu cepat.  Lihat! Tangan dan kaki mu jadi  lecet seperti ini? omel wookie yang sepertinya sangat  mengkhawatirkan keadaan  yeoja kecil  ini. sinih biar aku obati Tangannya dengan cekatan mengobati luka itu.

aww!!! Appo~ ~ ~ ucap nya manja.

 mianhae… sakit ya?yeoja kecil itu mengangguk.

gwencahana… sebentar lagi sakitnya akan hilangWookie tersenyum lembut dan kembali mengobati luka itu dengan perlahan.

cha! Selesai… ^^ seru wookie setelah menempelkan plester dengan corak jerapah pada luka lecet yang telah diobatinya. Wookie meniup luka lecet itu dan mengusapnya perlahan. semoga cepat sembuh…ucapnya sambil mengelus lembut surai yeoja kecil itu . Yeoja itu hanya menatap wookie dengan tampang polosnya.

gomawo…ucap yeoja kecil itu berterimaksih. Wookie tersenyum menanggapinya dan pergi berlalu begitu saja.

Lihat! Mereka terlihat begitu akrab bukan? Seperti ada sebuah ikatan yang mengikat mereka. Bukankah mereka sempat terlibat pertengkaran kecil sebelumnya? Tapi seperti itulah anak kecil. Mereka hanya bertindak sesuai dengan kehendak dan apa yang mereka fikirkan.

haish… aku lupa memberitahukan namaku! Dasar hyun ji babbo…hyun ji memukul keningnya sendiri.

gomawo wookie-ah… kau adalah penyelamatku ^^ ucapnya sambil tersenyum menatap plester bercorak jerapah itu.

|

|

Tak perlu menjadi super hero tuk menjadi penyelamat. Cukup dengan melakukan hal yang kecil dan dengan ketulusan hati. Itulah super hero yang sesungguhnya

|

|

{Ryeorasomnia}

Flashback end.

 

***

Waktu istirahat yang dinanti para siswa-siswi pun tiba. Desah kelegaan terdengar  diseluruh ruang kelas. Saat ini kantin sedang ramai karena hampir seluruh siswa-siswi menghabiskan waktunya dikantin. Makan bersama teman-teman mereka dan sesekali bercanda serta  tertawa bersama.

Wookie dan ke 4 sahabatnya sedang menikmati makan siang mereka ditemani dengan menu favorite mereka masing-masing. Seperti biasa  HaeHyuk terlihat paling aktif  dalam hal ini. Dapat dilihat dari berbagai macam  tingkah mereka yang aneh. KyuMin juga terlihat sedang asyik membicarakan sesuatu hal. Entah apa yang sedang mereka bicarakan. Mungkin hanya sebuah rencana evil dari seorang guardian devil yang duduk disebelah sungmin. Cho kyuhyun. Lihat saja! Bahkan mereka tertawa evil setelah merencanakan sebuah ‘rahasia’ itu. Apa lagi yang akan mereka lakukan kali ini?

“kyaaaaa~ ~”teriak soerang siswi sehingga menjadikanya pusat perhatian saat itu.

Kyuhyun dan sungmin yang mengerti arti dari teriakan itu hanya terkikik geli. Wookie hanya menatap kyumin dengan tatapan jengah seakan mengerti dengan apa yang terjadi. HaeHyuk menatap kyu dengan tatapan mengintimidasi seolah menuntut penjelasan dari apa yang telah terjadi.

“apa yang kau lakukan dengannya kyu?”Tanya HaeHyuk bersamaan. Yah… sepertinya mereka juga tau siapa pelaku dibalik kejadian ini.

“aku hanya memasukkan kecoa kedalam makanannya. Kkkkk~ XD”jawab  kyu tanpa dosa.

“kapan kau melakukannya?”Tanya eunhyuk mengintrogasi.

“saat sungmin berbicara dengannya. Aku yang melakukannya dan sungmin yang mengalihkan perhatiannya. Kkkk~ bagaimana? Kami berhasilkan?”ucap kyu yang masih tak berhenti tertawa.

HaeHyuk menatap sungmin tak percaya.  Sungmin hanya nyengir dengan jari yang membentuk v sign menandakan bahwa hal yang diucapkan kyuhyun adalah benar. ‘sejak kapan sungmin menjadi evil seperti kyuhyun? Oh tuhaannn… menghadapi duo evil KyuWook saja sudah membuat mereka kewalahan. Dan sekarang? Mereka harus menghadapi trio evil KyuWookMin??? Apa yang harus mereka lakukan?’bathin mereka prihatin. HaeHyuk sweatdrop seketika.

Teringat  dengan wookie, mengapa dia tidak terlibat dalam rencana evilnya kyu? Entahlah? Sepertinya uri ryeowookie tidak tertarik menjadi evil untuk saat ini. Ia lebih tertarik menatap seseorang yang berada diseberang meja kantin mereka. Sosok yang ia anggap sebagai cinta pertamanya. Yeoja yang telah berhasil membuat jantungnya berdetak dengan tidak normal saat berdekatan dengannya. Park Hyun Ji. Siswi baru yang sekarang  menjadi primadona sekolah SM high school bagi para namja yang mengagumi kecantikannya.

“heiiiiyyyooo!! Sedang melamunkan siapa sih?”sapaan atau lebih tepatnya teriakan eunhyuk itu tidak dihiraukan oleh wookie. Wookie masih sibuk menatap objek yang menurutnya lebih indah dari menara eivel. KyuMin dan HaeHyuk menatapnya  heran. ‘ada apa dengan sahabat imutnya ini?’fikir mereka.

Donghae, kyu, sungmin dan eunhyuk mengikuti arah pandang wookie dan terkejut saat mengetahui objek yang sedang diperhatikan sahabat imutnya ini.  Smirk tercetak jelas diwajah evil milik kyu. Terlintas sebuah ide yang menurutnya akan menjadi hal yang menarik nantinya.

“hae-ah… aku punya  ide!”jari telunjuk kyu mengisyaratkan agar donghae mendekat padanya.  Kyu membisikkan sesuatu kepada donghae. Sungmin dan eunhyuk saling tatap. Tak mengerti dengan apa yang dibicarakan kyu dan donghae.

“oke?”ucap kyu dengan 3 jarinya terangkat keatas.

“siippp”donghae membalas dengan mengangkat ibu jarinya. Sungmin dan eunhyuk menatap kyu berharap agar ia memberikan penjelasan  kepada mereka.

“nanti kalian juga akan tau”jawab kyu sambil tersenyum evil. Sungmin dan eunhyuk hanya menghela nafas mendengar jawaban kyu yang menurut mereka bukanlah sebuah jawaban yang mereka harapkan.

“chagiyaaa!!!” seru donghae memanggil kekasihnya ji-hwan. Ji hwan menoleh dan melambaikan tangannya. Donghae membalas lambaian tangan kekasihnya dan berjalan kearah kekasihnya itu. Sedikit berbincang dengan kekasihnya itu, dan ji hwan mengangguk tanda setuju dengan apa yang diucapkan kekasihnya itu.

“annyeong semua~ ^^” sapa ji hwan dan hyun ji bersamaan sambil tersenyum manis kepada kyuhyun, sungmin, eunhyuk dan ryeowook.

“nado annyeong ji hwan… hyun ji-ah ^^”jawab KyuMinHyuk kompak.

Sungmin menyikut pinggang wookie dengan  jarinya. Namun  wookie masih belum tersadar dengan apa yang terjadi. Ia masih menatap hyun ji seperti sebelumnya.“hai wookie ^^ bolehkah kami ikut bergabung?” sapaan hyun ji langsung menyadarkan wookie dari alam bawah sadarnya(?)

“eh? Eum…. ah… nee…..”ucap wookie gugup. ‘kenapa mesti gugup seperti ini? Haishhh~ Memalukan!’ bathin wookie kesal kepada dirinya sendiri. Ji hwan dan hyun ji pun ikut bergabung bersama mereka menghabiskan makan siang bersama.  Tapi sepertinya salah satu diantara mereka tidak bisa makan dengan tenang saat ini XD

‘ini baru permulaan wookie… tunggu saja rencana kami selanjutnya’bathin mereka sama. Kyu, sungmin, donghae dan eunhyuk saling menatap dan tersenyum satu sama lain.

***

@ruangan osis:

“akhirnya! Rapatnya selesai juga…”lega leeteuk sambil berolahraga kecil meregangkan otot-otonya yang kaku.

“ne… perutku juga sudah lapar”sahut yesung sambil memegang perutnya yang keroncongan.

“kalau begitu kajja kita makan!” ajak leeteuk kepada 2 sahabatnya

“oh ya! Heechul kemana? Dari tadi aku tidak melihatnya?”ujar hangeng sambil melihat kekiri dan kekanan mencari sosok sahabatnya itu.

“mungkin dia ada dikelas?”tebak leeteuk

“atau mungkin dia sudah berada dikantin dan menunggu kita sejak tadi?”tebak yesung juga.

“kalau begitu kajja kita ke kantin! Tunggu apalagi?”seru leeteuk dan menarik kedua sahabatnya menjauhi rungan osis menuju kantin.

“kalian mau pesan apa? Biar aku saja yang pesan”tawar yesung kepada kedua sahabatnya.

“aku mau pesan nasi goreng kimchi saja dan minumannya lemon tea”jawab leeteuk sambil melihat menu makan siang hari ini.

“ oke, nasi goreng kimchi serta lemon tea. Dan… hey! Hangeng, kau mau memesan apa?”Tanya yesung kepada hangeng yang seperti mencari seseorang.

“heechul kemana ya? kenapa dia tidak berada dikantin?”jawab hangeng gak nyambung.

“nah! Itu dia!”seru leeteuk sambil menunjuk ke arah sisi kanan kantin. Leeteuk melambaikan tangannya menandakan kepada heechul untuk bergabung bersama mereka.

“hey! Mianhae… apa aku terlambat?”ucap heechul dan langsung duduk disisi kiri leeteuk.

“ani… kami juga baru akan memesan. Kau ingin memesan apa heechul-ah?”tawar yesung pada heechul.

“aku seperti biasa saja”jawab heechul.

“dan kau hangeng? Ingin memesan apa?”Tanya yesung lagi.

“aku juga seperti biasa aja deh”jawab hangeng.

“oke… 20 menit lagi pesanan kalian akan datang” ujar yesung dan pergi berlalu meninggalkan meja kantin.

“kau dari mana saja heechul-ah? Sejak pagi aku tidak melihatmu? Dan kau juga tidak mengikuti rapat osis hari ini”Tanya leeteuk bertubi-tubi.

“jangan bilang kalau kau seharian ini menghindar dari para fans mu  itu?”sambung hangeng lagi.

“ani… aku gak menghindar dari mereka”ucap heechul menyangkal. “dan mengenai rapat osis, mianhae karena aku tidak hadir saat rapat”tambahnya lagi.

“lalu? Kemana saja kau selama seharian ini?”Tanya hangeng mengintrogasi.

Heechul merengut kesal. Kenapa dengan sahabat-sahabatnya ini? Mengapa mereka suka sekali bertanya sih? Seperti mengintrogasi penjahat saja. Fikir heechul kesal.

“aku berada diperpustakaan seharian ini”jawabnya kesal.

“perpustakaan???”seru leeteuk dan hangeng tak percaya.

“ne… wae?” heechul menautkan kedua alisnya dan menatap  bingung kepada kedua sahabatnya ini. Hangeng dan leeteuk saling menatap satu sama lain. Tak percaya dengan apa yang mereka dengar.

“sejak kapan kau jadi rajin membaca buku heechul-ah?”Tanya hangeng heran. Karena setahu hangeng. Heechul tidak suka membaca buku. Apalagi sampai seharian berada diruang perpustakaan. Ini hal yang mustahil bagi seorang kim heechul.

“sejak saat ini dan seterusnya”jawab heechul cuek.

“hya! Kim heechul! Apa kau sakit? Kau tidak salah makan kan? Atau kau belum makan tadi pagi yah?”ucap leeteuk panic karena melihat perubahan sahabatnya yang berubah drastis 1800.

“heechul-ah… kau baik-baik saja kan?”hangeng memeriksa kening heechul dan ditepis oleh nya.

“aku baik-baik saja tan  hangeng =.=  dan hya! Apa maksud dari ucapanmu itu park jung soo? Jadi selama ini aku salah makan gitu? =.=  Kalian ini kenapa bersikap berlebihan seperti itu sih?”jawabnya kesal.  Dia sudah cukup kesal kepada  kedua sahabatnya ini. Bukannya mendukung hal yang dilakukannya, tapi  mereka malah seolah meremehkannya.

“kalian gak suka lihat aku rajin? Eoh? Bukannya malah mendukung, tapi kalian malah meremehkan aku!”sindir heechul kepada kedua sahabatnya itu.

“ani… bukan seperti itu maksud kami heechul-ah… hanya saja… kami heran dengan perubahan sikapmu yang tak seperti biasanya”ucap leeteuk berusaha memberikan penjelasan kepada sahabatnyya ini.

“benarkan hangeng?”tanyanya pada hangeng. Hangeng membalas ucapannya dengan mengangguk tanda bahwa dia setuju dengan ucapan leeteuk.

“kalau begitu, bantu aku menjadi rajin ne? jebaalll~”mohon heechul kepada hangeng dan leeteuk. Hangeng dan leeteuk hanya cengo menatap heechul. Masih tak percaya dengan perubahan sikapnya. Tapi setidaknya ini hal yang bagus buat heechul bukan? Fikir hangeng dan leeteuk. Tanpa mereka ketahui. Ada motif tersembunyi dibalik itu semua. Heechul tersenyum puas dengan apa yang telah dia laukannya hari ini.

T

B

C

part 5 update… hehehe mian banget kalo  updatenya kelamaan 😀 *emang ada yang ngarep?*  author lagi sibuk banyak tugas nih… makanya telat update hehehe 😀 *curcol*

oke, makasih buat readers yang udah ngeriview di chap sebelumnya. Review kalian sangat berarti bagi saya ^^ makasih juga buat sider yang udah nyempatin diri buat baca ff saya yang GaJe ini gomawook(?) ^^ *bow 90 derajat

so,  mind to review? ^^

Iklan